Langsung ke konten utama

Festival Sholawat Dalam Rangka Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Bulan Rabiul Awal ini merupakan bulan yang istimewa. Bagaimana tidak istimewa? Pada bulan tersebut manusia terbaik,  utusan Allah termulia dilahirkan di dunia. Pada hari Senin 12 Rabiul Awal tahun Gajah, baginda Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Setiap tahun hari kelahirannya dirayakan oleh umat Muslim di seluruh penjuru dunia.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini sedikit berbeda dengan tahun lalu. Biasanya para santri hanya membawa nasi dan makan bersama, namun kali ini diadakan lomba festival sholawat agar santri lebih gemar dan semangat bersholawat atas Nabi.




Sholawat adalah bentuk jamak (plural) dari Sholat yang artinya Do’a. Membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW mengandung pengertian berdoa kepada Allah SWT agar Nabi Muhammad SAW dan keluarganya selalu dilimpahkan kesejahteraan dan keberkatan. Tujuan dari membaca sholawat agar kaum muslimin mendapatkan syafaat (syafa’atul Uzhma) di akhirat nanti.


Para santri sangat antusias mengikuti festival sholawat kali ini. bahkan mereka berlatih dengan giat  setelah KBM berlangsung sampai menjelang maghrib. 


Para wali santri juga turut datang dan menyaksikan putra/putrinya tampil membawakan lagu-lagu sholawat pilihan.


Berbagai macam genre lagu sholawat dibawakan oleh para santri. Festival sholawat di ikuti oleh 13 kelas mulai dari kelas At-Tartil 1 s/d kelas MADIN, dimana kelas MADIN 1 dan 2 bergabung menjadi satu kesatuan yang solid. Karena keterbatasan waktu dan tempat maka setelah diundi ditetapkan bahwa nomor urut 1-7 tampil terlebih dahulu dan nomor 8-13 tampil setelah makan bersama.


Setelah melewati berbagai macam halangan dan rintangan demam panggung, tibalah dewan juri memutuskan siapa yang berhak menjadi pemenangnya.




  • Juara I diraih oleh kelas Marhalah 6 dengan membawakan lagu "Qomarun by Mostafa Atef" yang di cover menggunakan alat seadanya.
  • Juara II diraih oleh kelas MADIN 1 & 2 dengan membawakan lagu "Ya Maulana by Sabyan" dengan versi Habsy.
  • Juara III diraih oleh kelas At-Tartil 6 dengan membawakan lagu "Ayo Move On by Gus Azmi" versi karaoke.
  • Juara Harapan I diraih oleh kelas Marhalah 6 dengan membawakan sholawat Munjiyat versi Habsy.
  • Juara Harapan II diraih oleh kelas At-Tartil 1 dengan membawakan Sholawat Badar versi karaoke.


Bagi kelas lain yang belum beruntung tetap mendapat apresiasi khusus agar tidak berkecil hati dan buah dari jerih payah selama latihan 1 pekan kemarin.


Selamat kepada para pemenang, selamat kepada para partisipan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TENTANG KAMI

Taman Pendidikan Al-Qur’an dan Madrasah Diniyah URWATUL WUTSQO adalah lembaga pendidikan Islam yang berkedudukan di Dsn. Budimulya RT. 03 RW. 03 Ds. Branggahan Kec. Ngadiluwih K ab. Kediri. Didirikan pada bulan Desember tahun 2004 dan telah terdaftar di Kementrian Agama Kabupaten Kediri dengan Piagam nomor Kd.15.33/3/PP.008/2105/2015 serta Nomor Statistik TPQ 411235061189. Dalam upaya sebagai wadah untuk mencetak generasi yang mampu memahami Al-Qur’an dan Hadits dan membentuk pribadi yang bisa menegakkan ajaran yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits serta mempunyai kepedulian sosial yang tinggi, semangat nasionalisme dan tanggung jawab serta berpengetahuan luas sehingga menjadi manusia yang bisa Rahmatanlil Alamin.              A.     VISI TPQ URWATUL WUTSQO Mewujudkan generasi bangsa yang Qur’ani B.      MISI TPQ URWATUL WUTSQO a)       Mencetak generasi yang mampu memb...

PERINGATAN TAHUN BARU ISLAM 1440 HIJRIYAH

Dalam rangka memperingati Tahun baru Islam 1440 Hijriyah, TPQ-Madin Urwatul Wutsqo mengadakan lomba-lomba. Adapun jenis lombanya adalah lomba mencari harta karun, lomba estafet sarung, dan lomba estafet karet. Lomba-lomba ini dilaksanakan 3 hari berturut-turut pada tanggal 1-3 Oktober 2018. Santri sangat antusias mengikuti lomba, baik yang menang maupun yang kalah tidak saling bermusuhan. Lomba-lomba ini di ambil 4 juara yakni Juara I,II,III dan Juara Harapan. 

Santri : "Aku Naik Kelas atau Tidak???"

Santri berprestasi TPQ-Madin Urwatul Wutsqo Setiap 3 bulan sekali, Santri TPQ Urwatul Wutsqo menghadapi Ujian Kenaikan Kelas dan Ujian Tengah Kelas (Kenaikan Kelas MADIN diadakan 6 bulan sekali) untuk santri MADIN Urwatul Wutsqo. Dalam setiap ujian santri di evaluasi bacaan mengaji dan materi penunjangnya (red:hafalan/materi tambahan) . Santri juga harus mengikuti ujian praktek yang ada pada tiap-tiap kelas misalnya Praktek Wudhu / Sholat / Adzan dan lain-lain untuk menentukan kenaikan Kelas. Selain itu, penentuan kenaikan kelas juga diambil dari presensi kehadiran santri dan nilai santri dalam mengikuti Sholat Ashar berjama'ah. Dengan demikian, santri diharapkan tidak hanya unggul dalam membaca Al-Qur'an namun juga bisa menerapkan materi-materi yang telah disampaikan oleh ustadz-ustadzah dalam kehidupan sehari-hari. Setelah mengikuti UKK untuk TPQ dan UTK untuk MADIN, santri akan mendapatkan libur untuk persiapan periode ajaran baru dan penerimaan santri baru. Se...